Tabu tentang kehamilan di seluruh dunia – bagaimana wanita hamil dan hidup dengan kebiasaan

Kehamilan adalah berkah dalam masyarakat tradisional mana pun. Untuk menjaga kesehatan ibu dan anak yang belum lahir, ada beberapa aturan, dan seorang wanita hamil tidak boleh mematuhinya. Mengenai kebiasaan, tabu selama kehamilan mungkin tidak berhubungan langsung dengan kesehatan. Seringkali, ibu hamil tidak diizinkan untuk melakukan hal-hal tertentu, karena kepercayaan lokal hanya melarang mereka. Berikut ini beberapa larangan menarik tentang kehamilan dari seluruh dunia.

Jepang

Orang Jepang percaya bahwa calon ibu tidak boleh makan lobster, kepiting atau makanan laut lainnya dengan cakar. Pelanggaran terhadap tabu akan menyebabkan anak menjadi pencuri. Cumi-cumi dan kesemek juga dilarang, karena dianggap sebagai penyebab keguguran.

Indonesia

Seorang suami yang istrinya hamil tidak memiliki hak untuk membunuh binatang. Dipercayai bahwa ini akan membawa kemalangan, karena seorang anak akan tampak dilahirkan, menyerupai binatang mati. Mengejek orang cacat juga dilarang, karena ini akan memberikan hasil yang serupa. Sementara itu, di Bali, wanita hamil dilarang makan gurita, karena ini akan menyebabkan kesulitan saat melahirkan.

Bolivia

Merajut selama kehamilan adalah tipikal untuk calon ibu. Namun, perempuan di Bolivia tidak diizinkan untuk terlibat dalam kegiatan apa pun yang terkait dengan mengikat dan memutar benang. Rakyat Bolivia percaya bahwa ini akan menyebabkan tali pusar membungkus leher bayi.

Cina

Untuk mencegah efek negatif dari roh-roh jahat selama kehamilan, wanita Tionghoa hamil tidak diperbolehkan menghadiri pemakaman atau melakukan hubungan seksual. Untuk menciptakan ciri-ciri yang baik pada anak-anak mereka yang belum lahir, para ibu hamil ini juga harus mengendalikan kondisi emosi dan fisik mereka selama kehamilan, menghindari gosip, amukan, dan aktivitas fisik yang berat.

Filipina

Seorang calon wanita di Filipina tidak diizinkan pergi ke luar tanpa alas kaki, karena mereka percaya bahwa ada sedikit peri di luar yang berusaha untuk melukai ibu dan bayinya. Keyakinan ini terkait dengan salah satu dari beberapa cerita lama tentang istri Filipina.

Guatemala

Seorang ibu hamil di Guatemala tidak diizinkan pergi ke luar pada siang hari ketika matahari mencapai puncaknya. Dia juga dilarang menunjuk pelangi atau melihat gerhana bulan. Setiap pelanggaran tabu ini akan menyebabkan keburukan pada bayi. Seperti wanita Cina, ibu hamil dari Guatemala juga harus menjaga keseimbangan emosi mereka untuk mencegah keguguran.

Swiss

Di Swiss, orang tua atau keluarga seorang anak tidak diizinkan untuk mengungkapkan nama yang mereka pilih sebelum lahir. Diyakini bahwa melanggar tabu mendatangkan malapetaka bagi keluarga dan anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *