Ritme cinta, kedamaian dan harmoni

Shambana berkata bahwa dunia adalah perayaan pluralitas. Definisi perdamaian yang berwawasan luas ini disuarakan oleh anggota parlemen India ini di forum global “Kekuatan Dunia melalui Informasi dan Komunikasi”, yang diselenggarakan oleh UNESCO dan Pemerintah Indonesia (Bali, 21-23 Januari 2007).

The Voice of Indonesia adalah buku keempat Anand Krishna dalam bahasa Inggris. Buku ini menyajikan tiga ide utama: "My Nation", "Peace and Humanity." Anand percaya bahwa kebangkitan Indonesia modern secara otomatis berkontribusi pada pembangunan Neo-Humanity: One Earth-One Sky-Humanity.

Profesor Sujarvadi, Rektor Universitas Gaja Mada, Yogyakarta, Indonesia, berbagi bahwa ia memiliki kebiasaan berjalan-jalan pagi bersama istri tercinta. Suatu ketika mereka melewati sawah di dekat rumah mereka. Mereka melihat seorang wanita tua yang sedang menggali tanah. Mereka ingin tahu mengapa dia menggali tanah begitu pagi. Akan lebih baik jika dia tetap tinggal di rumah, karena hari masih gelap dan cuaca sangat dingin.

Istri Sudzharvadi bertanya kepadanya: "Maaf, tapi bisakah saya tahu apa yang Anda lakukan?" Wanita tua itu menegakkan punggungnya dan menjawab: "Oh, saya membuat jalur untuk air. Ini untuk bidang tetangga saya. Saya khawatir berasnya tidak akan mendapatkan cukup air. " Betapa seorang wanita yang sederhana, dia menggali selokan untuk membuat jalan sehingga air bisa mengalir ke daerah tetangga. Dia meninggalkan rumah sangat awal untuk berbagi dengan tetangganya. Itu tampak seperti lilin yang menyalakan cahaya di tengah keserakahan manusia, yang sering mengorbankan orang lain.

Buku ini juga mendokumentasikan wawancara antara Michelle Lee (seorang jurnalis Amerika) dan Anand Krishna (seorang guru spiritual yang tidak dikelola) yang diterbitkan di Jakarta Post (29 Agustus 2006). Sebuah pertanyaan menarik muncul – mengapa Cinta satu-satunya solusi untuk menyelesaikan masalah multidimensi kita?

Anand menjelaskan bahwa cinta adalah emosi terdalam orang. Ini adalah bagian terdalam dari diri seseorang. Ketika keputusannya cukup dalam, hasilnya juga cukup panjang. Selain itu, pemimpin spiritual terkenal ini menggambar analogi antara cinta dan pohon. Jika akarnya tumbuh jauh ke dalam bumi, maka kita akan memiliki pohon besar. Jadi ini sama, kita harus memiliki solusi yang cukup dalam di dalam diri kita, dan kemudian kita bisa mengharapkan hasil yang merupakan hasil jangka panjang.

Gaya bahasa buku ini sangat sederhana, ramah dan lucu. Kerry Collison, buku terlaris internasional, mengomentari ini, "… kompilasi spiritualis terkenal Anand Krishna tentang prospeknya dalam sebuah artikel berbahasa Inggris yang diterbitkan sebagai" The Voice of Indonesia "harus dibaca."

Setiap topik berbeda. Namun, pesan utamanya adalah cinta dan penentuan nasib sendiri secara spiritual. Suara Indonesia adalah irama cinta, kedamaian dan harmoni yang menyerupai hati kita.

The Voice of Indonesia oleh Ananda Krishna diulas oleh Nugroho Angkasa

Pertama kali diterbitkan oleh Anand Krishna Global Cooperative Society Bali Indonesia (2007)

Jumlah Halaman: XXV + 260

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *