Panen Multifungsi Kenaf

Kenaf adalah tanaman seperti rami dari keluarga kembang sepatu (Hibiscus Cannabinus) dan memiliki banyak kegunaan dari biji ke batang. Hibiscus cannabine mungkin berasal dari Asia Selatan, meskipun asal alami pastinya tidak diketahui. Namun, menurut produsen kenaf global, negara-negara penghasil kenaf sebagian besar berasal dari kawasan Asia Timur. Batangnya bisa diolah menjadi inti dan serat. Inti dan serat ini terutama digunakan di banyak industri dan sebagai bahan setengah jadi. Tanaman kenaf diketahui memiliki banyak kegunaan. Batangnya dapat diolah menjadi produk seperti serat yang didekortasi, inti granul, inti mesh, serat pendek, serat panjang, serat anti air, dan banyak lainnya. Dalam proses pendinginan, kulit kayu yang kuat dipisahkan dari batang oleh proses bakteri alami, baik dengan membusuknya embun atau air yang membusuk. Bahan setengah jadi ini kemudian dapat digunakan sebagai bahan baku di sektor-sektor seperti furnitur, konstruksi dan perumahan, komposit, otomotif, aerospace dan banyak lainnya.

Serat kenaf juga memiliki banyak keunggulan dibandingkan serat sintetis. Dibandingkan dengan serat sintetis, kenaf membutuhkan lebih sedikit energi. Serat alami diproduksi menggunakan energi matahari, sedangkan serat karbon membutuhkan banyak energi untuk diproduksi, karena suhu pemrosesan mereka masing-masing dapat melebihi 1200 ° C dan 3000 ° C. Kenaf adalah tanaman tahunan yang biasanya membutuhkan waktu 4 bulan untuk tumbuh. Setelah waktu ini, tanaman biasanya siap panen. Setelah panen, pekerjaan pasca panen akan mencakup proses mengukus. Retting adalah proses menghilangkan material kulit kayu yang tidak diinginkan dari untaian serat Kenaf. Proses moderasi biasanya melibatkan kelembaban dengan bakteri atau bahan kimia. Kegiatan pasca panen lainnya adalah proses dekortikasi. Proses dekortikasi adalah proses mengeluarkan inti dari korteks.

Kenaf dapat ditanam sepanjang tahun. Namun, kenaf paling baik dipanen di musim kemarau. Setelah menerima kualitas serat yang optimal, waktu panen yang cocok adalah setelah pertumbuhan 120 hari. Proses pemanenan melibatkan pemotongan batang secara manual atau mekanis, dan kemudian dikeringkan di ladang. Setelah kering, tangkai dapat dicacah dan dicacah. Peralatan pemanenan yang digunakan untuk Kenaf sangat tergantung pada lokasi, ukuran pertanian, dan juga pada produk akhir. Biasanya, di pertanian dengan ukuran mulai dari 3 hingga 5 ha, pemanenan manual biasanya digunakan. Dalam perakitan mekanis, beberapa metode biasa digunakan; Di antara mereka adalah gabungan chopper dan tebu yang dimodifikasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *