Mengatasi hambatan status dalam organisasi

APA ITU STATUS PENGHALANG? Suatu penghalang status dapat didefinisikan sebagai suatu bentuk komunikasi yang begitu kompleks di tempat kerja sehingga mencegah pertukaran ide atau pemikiran dalam bentuk fisik, bahasa dan status.

Alasan untuk hambatan status dalam organisasi

1. Aturan operasi formal dan kebijakan perusahaan: sebagian besar organisasi akan mensosialisasikan serangkaian aturan yang terkait dengan pemilihan jenis pesan, lingkungan, dan metode komunikasi yang cermat. Karyawan sering menghindari aturan-aturan ini dengan hanya menghindari mengirim pesan apa pun. Selain itu, kebijakan resmi perusahaan sangat menyederhanakan komunikasi antara karyawan dan menjelaskan secara terperinci bagaimana karyawan harus berkomunikasi satu sama lain tanpa mengubah tingkat posisi mereka dalam organisasi. Misalnya, jika kebijakan perusahaan mengatakan bahwa semua komunikasi harus dibuat secara tertulis, maka bahkan untuk pesan kecil, media yang digunakan harus ditulis. Hal ini menyebabkan keterlambatan pengiriman pesan dan, oleh karena itu, keputusan tertunda.

2. Posting status di organisasi: di setiap organisasi, anggota dibagi ke dalam kategori yang berbeda tergantung pada fungsinya di organisasi. Kepala ditempatkan di eselon atas organigram, dan bawahan menempati tingkat yang lebih rendah. Akibatnya, komunikasi di antara mereka akan menjadi formal. Komunikasi formal sering kali dapat menjadi penghambat komunikasi yang efektif dalam organisasi.

3. Kemampuan organisasi: untuk meningkatkan efisiensi komunikasi, banyak organisasi menyediakan alat-alat seperti telepon, perlengkapan kantor, perangkat lunak untuk penerjemah, dll. Jika alat-alat ini disediakan dengan benar, komunikasi dapat menjadi tepat waktu, akurat, dan sesuai dengan kebutuhan Anda. Kalau tidak, komunikasi dapat menghadapi banyak kendala dan menjadi tidak efektif.

4. Struktur yang kompleks: banyak organisasi masih memiliki banyak tingkatan manajemen, yang akan berdampak besar pada efektivitas berbagai perpesanan. Sejumlah besar manajemen pasti akan menunda pengiriman beberapa pesan, dan konten pesan bahkan dapat berubah sebelum mencapai penerima yang dimaksud.

6 CARA UNTUK MENGATASI BARRIER STATUS DALAM ORGANISASI

7 tips atau teknik berikut dapat digunakan untuk mengatasi hambatan STATUS dalam organisasi:

1. GUNAKAN BAHASA SEDERHANA: Saat berkomunikasi, Anda harus menggunakan kata-kata sederhana dan dapat dimengerti. Penggunaan kata-kata dan jargon yang ambigu harus dihindari. Ini juga membantu untuk mengatasi hambatan status komunikasi.

2. MENGHILANGI PERBEDAAN PERSEPSI. Organisasi bisnis harus memastikan bahwa mereka mempekerjakan orang yang tepat. Merupakan tanggung jawab pewawancara untuk memastikan bahwa orang yang diwawancarai fasih dalam bahasa tertulis dan lisan. Pelatihan yang tepat harus diberikan kepada karyawan.

3. LAYANAN AKTIF: Selalu dengarkan dengan cermat dan cermat. Mendengarkan aktif berarti mendengarkan dengan pemahaman yang benar atas pesan yang didengar. Pembicara harus memastikan dengan menanyakan apakah penerima memahami pesannya dengan istilah yang sama dengan pembicara.

4. MENGUNDUH INFORMASI UNDUH: Manajer perlu tahu bagaimana memprioritaskan pekerjaan mereka. Jangan pernah membebani diri Anda dengan pekerjaan. Manajer harus menghabiskan waktu dengan bawahan mereka, serta mendengarkan masalah mereka dan secara aktif berkomunikasi.

5. MENGURANGI DAN MENGHILANGKAN TINGKAT KEBISINGAN: Hambatan komunikasi utama adalah kebisingan, yang harus diatasi sebagai masalah prioritas. Karena itu, penting untuk menentukan sumber kebisingan, dan kemudian menghilangkannya.

6. KONDISI EMOSIONAL: ketika berkomunikasi, seseorang harus secara efektif menggunakan bahasa tubuh, dan selama komunikasi tidak menunjukkan emosi Anda, karena penerima dapat salah menafsirkan pesan yang disampaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *