Khasiat penyembuhan rempah-rempah Indonesia

Sudah diketahui bahwa tanah Indonesia sangat kaya akan rempah-rempah. Itulah sebabnya, dahulu kala, ia menarik banyak negara asing, seperti Cina, Arab, Portugal, Spanyol, Inggris dan Belanda, untuk datang ke sini untuk berdagang atau menaklukkannya. Ini juga alasan mengapa makanan Indonesia kaya akan rempah-rempah dan rempah-rempah, seperti jahe, kunyit, berbagai jenis lengkuas, bawang merah, bawang putih, pala, cengkeh. Ada juga bumbu daun segar seperti serai, selasih Kemangi), jeruk purut, bawah salam (jenis daun salam), kunyit, dll. Dan, tentu saja, cabai. Rempah-rempah ini tidak hanya membuat rasa makanan enak, tetapi mereka juga merupakan bagian dari harta botani yang baik untuk obat-obatan. Sebagai bagian dari perawatan medis modern, Indonesia telah menggunakan rempah-rempah dan rempah-rempah untuk pengobatan tradisional.

Berikut beberapa bumbu yang bisa digunakan untuk obat:

– Cengkeh, yang merupakan rempah-rempah lokal dari Indonesia dan digunakan sebagai bahan dalam masakan di seluruh dunia, memiliki banyak kegunaan yang bermanfaat, terutama untuk obat-obatan. Menurut FAO, pada tahun 2005, Indonesia menghasilkan hampir 80% dari produksi anyelir global, diikuti oleh Madagaskar dan Tanzania. Di India, cengkeh digunakan dalam Ayurveda yang disebut Lavang, sedangkan dalam bahasa Cina dan Barat mereka menggunakannya sebagai anoda (penghilang rasa sakit) untuk perawatan gigi darurat. Cengkeh juga digunakan sebagai karminatif, untuk meningkatkan asam klorida di lambung dan meningkatkan peristaltik. Ini dikenal sebagai anthelmintik alami (obat yang mengeluarkan cacing parasit (cacing) dari tubuh, memesona mereka atau membunuh mereka). Cengkeh mengandung minyak esensial (minyak esensial), serta sejumlah senyawa kimia yang baik. Menurut WHO (World Health Organization), cengkeh adalah salah satu tumbuhan yang paling banyak digunakan di dunia. Seperti di Indonesia, rempah-rempah ini telah lama digunakan dalam pengobatan. Ketika diukur dengan benar, bersama dengan herbal lainnya, cengkeh dapat menyembuhkan sakit gigi, batuk parah, demam karena malaria, sakit saat menstruasi, dan juga memecahkan masalah pernapasan yang buruk.

– Jahe banyak digunakan di seluruh negeri baik untuk memasak maupun untuk perawatan. Di Jawa Tengah, ada minuman khusus yang disebut "Wedang Ronde," yang terbuat dari jahe dan kacang tanah dan berguna untuk mengobati radang amandel. Jahe juga berguna untuk meningkatkan stamina tubuh, untuk pengobatan masuk angin, mual, muntah, sakit kepala, pusing dan demam.

– Lengkuas (Kaempferia galangal), serta jahe, juga berguna untuk meningkatkan stamina tubuh, melawan bau mulut, untuk mengobati radang lambung, mual, muntah dan masuk angin.

– Kunyit memiliki banyak manfaat kesehatan. Selain digunakan secara luas sebagai pewarna makanan, dan merupakan salah satu bahan utama dalam bubuk kari, juga digunakan untuk obat-obatan tradisional yang dirancang untuk menjaga kesehatan dan kecantikan yang baik. Kunyit telah lama digunakan dalam pengobatan sebagai obat antiinflamasi, untuk pengobatan gangguan pencernaan (gangguan pencernaan, gas, kram perut) dan masalah hati, pencegahan infeksi bakteri pada luka, serta untuk pengobatan penyakit kulit dan penyembuhan luka. Ini juga baik untuk mengobati menstruasi yang tidak teratur dan leukore untuk wanita. Manfaat lain termasuk pemanasan tubuh dan sirkulasi yang lancar. Sejumlah besar penelitian telah dilakukan pada potensi antikanker kunyit. Penelitian laboratorium dan hewan menunjukkan bahwa kunyit berpotensi untuk mengobati berbagai bentuk kanker, termasuk prostat, kelenjar susu, kulit, dan usus besar. Penelitian pada manusia akan dibutuhkan sebelum diketahui sejauh mana hasil ini dapat diterapkan pada manusia.

– Bumbu Indonesia lainnya yang baik untuk bahan makanan dan kesehatan adalah serai, atau orang Indonesia menyebutnya "Sereh" atau "Serai". Rumput lemon banyak digunakan dalam masakan Asia sebagai ramuan. Ini memiliki rasa jeruk dan dapat dikeringkan dan dihaluskan, atau digunakan segar. Ini biasa digunakan dalam teh, sup, dan kari. Studi juga menunjukkan bahwa minyak serai memiliki sifat antijamur. Serai memiliki banyak khasiat yang baik, seperti penyembuhan sakit kepala, nyeri otot dan persendian, sakit saraf, rematik, sakit tenggorokan, sindrom iritasi usus, gastroenteritis, sakit perut, perut kembung, diare, sakit perut, menstruasi tidak teratur, bau tidak sedap dari mulut, nafsu makan meningkat, penyembuhan gusi bengkak, sakit gigi. Ada minuman tradisional dari Jawa Barat yang disebut Bandrek, yang terbuat dari batang serai. Adalah baik untuk menghangatkan tubuh.

Terlepas dari semua rempah-rempah di atas, Indonesia masih memiliki banyak bumbu dan rempah-rempah yang sangat baik untuk kesehatan masyarakat. Selama Anda menggunakannya dengan pengukuran / dosis yang benar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *