Headphone surround – perangkat yang sempurna untuk pengalaman teater sejati

Saat ini, headphone surround telah mengubah cara kami menikmati musik. Hingga tahun 1970-an, kualitas suara monoton hanya menggunakan satu atau lebih speaker. Bioskop adalah satu-satunya cara untuk menonton film dan menikmati musik. Pada masa itu, sistem suara di bioskop monofonik menggunakan speaker besar yang terletak di belakang layar. Mereka yang lahir di tahun 60an tidak akan bisa merasakan perbedaan antara kualitas suara di masa itu dan sekarang. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa bioskop modern menggunakan teknologi surround sound yang lebih realistis. Teknologi yang sama kini telah diintegrasikan ke dalam headphone.

Headphone suara surround mengelilingi suara teater dengan suara yang lebih baik, lebih bersih, lebih realistis, dan tajam. Alasannya adalah penggunaan teknologi yang dapat secara akurat mereproduksi bioskop 3D. Sistem mentransmisikan frekuensi suara yang berbeda melalui speaker yang berbeda yang terletak di sekitar Anda. Loudspeaker dirancang sedemikian rupa sehingga pada frekuensi yang berbeda dari gelombang suara dari pengeras suara yang berbeda kesan dibuat bahwa Anda mendengar musik yang sama di arah yang berbeda. Singkatnya, Anda terbungkus selimut audio.

Saat Anda menggunakan headphone biasa, Anda akan mendengar suara hanya dalam satu arah. Ini mencegah Anda menikmati aspek kualitas suara alami yang lebih halus; namun, saat Anda menggunakan headset dengan suara surround, Anda dapat dengan jelas membedakan kualitas suara yang halus. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa headphone biasa mereproduksi suara dalam satu arah, sementara headset dengan surround sound mampu mendistribusikan suara, seperti speaker di bioskop.

Di sisi lain, Anda dapat mendengar suara surround menggunakan headphone biasa, tetapi dalam hal ini Anda harus menghubungkannya ke pemain yang menggunakan sistem pemrosesan suara digital untuk memutar suara. Di sini, perangkat keras pemain memproses suara, bukan headphone, sedangkan dalam kasus headset dengan suara surround, itu adalah headset yang menghasilkan suara tiga dimensi terlepas dari jenis pemain. Namun, jika Anda menggunakan headset surround bersama dengan pemain DSP, Anda akan memiliki kualitas suara yang ditingkatkan.

Efek suara 3D didasarkan pada prinsip-prinsip psychoacoustics, yang merupakan cabang ilmu yang mempelajari reaksi psikologis dan fisiologis yang terkait dengan suara. Produsen headset surround menggunakan hasil penelitian tersebut untuk mengembangkan headset mereka. Ini menghasilkan reproduksi suara dari rekaman suara asli, di mana Anda dapat membedakan frekuensi yang berbeda secara individual.

Di bioskop, efek suara tiga dimensi dibuat melalui beberapa speaker, tetapi headset dengan surround sound hanya memiliki dua headphone, jadi bagaimana efek 3D? Dalam headphone ini, prinsip dan mode psychoacoustics digunakan untuk mengubah frekuensi suara sedemikian rupa sehingga tampaknya suara tersebut datang dari arah yang berbeda, menciptakan efek suara surround.

Dengan munculnya headset surround, kenikmatan suara tiga dimensi telah menjadi sepenuhnya individual, dengan pengecualian penggunaan komersial hanya di bioskop dan teater rumah. Ini telah mengubah cara orang memandang musik hari ini dari waktu ketika reproduksi suara monofonik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *